Berita

Berita

Berita terkait kegiatan maupun agenda yang akan dilaksanakan di NTB. Berita selengkapnya ada di Website Pemerintah Provinsi NTB
Cari Atlit-Atlit Berbakat, Turnament Voley Ball Gubernur Cup Antar Pelajar se NTB Digelar

Lombok Barat-Kejuaraan Bola Voly antar pelajar SLTA sederajat se NTB memperebutkan piala Gubernur Cup dimulai, Minggu (7/8) di GOR Mini, Gerung, Lombok Barat. Sebanyak 10 Tim dari 10 kabupaten/kota se NTB pada event untuk mencari atlit-atlit berbakat dari lingkungan pendidikan turut ambil bagian dalam Tournamen ini.

 

Sekda NTB Drs. HL. GitaAriadi, M.Si mewakili Gubernur atas nama Pemprov NTB mengapresiasi gelaran turnamen bola voley ini. Ia memastikan atlit-atlit bola voley asal NTB cukup diperhitungkan di tingkat nasional, bahkan turut memperkuat tim voley nasional ke kejuaraan bertaraf internasional. 

 

Dikatakan, turnamen Voley Ball ini dinilai sebagai ajang untuk mencari bibit-bibit olahraga berbakat, bertalenta dan berprestasi, menjajdi atlit andalan NTB yang suatu saat nanti bisa mengharumkan nama daerah di ajang nasional bahkan internasional.   

 

Kecuali itu, Miq Gita sapaan akrabnya juga mengharapkan agar para atlit-atlit muda voley NTB bisa menunjukkan kemampuannya dalam event ini untuk mempersiapkan diri pada event-event nasional terutama menjelang terselenggaranya PON 2028 mendatang, dimana NTB sebagai tuan rumah.

 

“Jadi kita inginkan, NTB tidak hanya sukses dalam sebagai tuan rumah PON 2028, namun juga jauh lebih penting bagaimana atlit-atlit NTB bisa menunjukkan kemampuannya untuk bisa meraih medali emas sebanyak-banyaknya pada PON di NTB nanti,” harap mantan Kepala DPMTSP NTB ini.

 

Untuk tujuan tersebut, Miq Gita memerintahkan secara khusus kepada Kadispora NTB untuk membenahi cabang olaharga yang belum secara serius melakukan pembinaan termasuk yang belum terbentuk kepengurusannya.

 

“Dengan adanya pengurus yang terorganisir dengan baik, akan memudahkan untuk melakukan koordinasi, kolaborasi dan pembinaan secara lebih intens untuk meraih hasil yang lebih baik dari hasil pembinaan yang sudah dilakukan selama ini. Demikian juga kompetisi akan bisa terlaksana dengan baik jika koordinasi dan semangat untuk meraih prestasi di bidang olahraga tentu akan lebih mudah. Saya harapkan juga tim yang berlaga dalam event ini untuk tetap menjjunjung sportivitas bertanding dan memiliki mental bertanding yang tinggi untuk bisa meraih yang terbaik,” tutupnya.

 

Bupati Lombok Barat diwakili Asisten III Setdakab Lobar, H. Ilham, M.Pd berterima kasih atas terslenggaranya event ini di Lombok Barat. Ilham menyebutkan, banyak atlit-atlit asal Lombok Barat yang memperkuat NTB pada event-event nasional maupun internasional.

 

Dirut Bank NTB Kukuh Raharjo berkomitmen untuk terus mendukung berbagai event olahraga yang melibatkan generasi muda yang dimulai dari sekolah-sekolah. Harapannya agar dari event-eventsemacam ini akan lahir atlit kebanggaan NTB menuju event nasional dan internasional.

 

Ketua panitia penyelenggara Abdurrasyid Zainal mengungkapkan, kejuaraan bola voley ini ddikuti oleh 10 tim voley dari NTB. Masing-masing kabupate/kota mengirimkan masing-masing satu tim. Event ini sebagai ajang untukmemperoleh bibit-bibit handal NTB yang nantinya bisa memperkuat NTB di event nasional.

 

Turnamen ini, kata Rasyid Zainal terselenggara atas kerjjasama pemprov NTB, Bank NTB, Pemkab Lombok Barat, PDAM Giri Menang dan sejumlah media online yang tergabung dalam Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) NTB. (her-kominfotik).

pada 07 Aug 2022
Gubernur NTB: Industrialisasi Konsep Sederhana

Industrialisasi merupakan konsep sederhana yang mengubah bahan baku agar memiliki nilai. Bukan hanya berbicara pabrik besar, tapi industrialiasi merupakan pendalaman struktur. 

Demikian pesan yang disampaikan Gubernur NTB Dr.H Zulkieflimansyah, setelah  Road Show Industrialisasi di lanjutkan ke Kabupaten Sumbawa Besar, Jum'at (5/8/2022) dikantor Bupati Sumbawa.

Dalam momentum tersebut, Gubernur NTB Dr.H Zulkieflimansyah menyampaikan bahwa industrialiasi merupakan pendalaman struktur. Dari produk lokal sederhana seperti bawang, kemudiannya mengolahnya menjadi bawang goreng.

"Hasil pertanian kita seperti bawang goreng butuh industrialisi, pilihan industri ini sangat penting, kita harus berani memproduksi sendiri, kemudian mengolahnya menjadi barang dengan harga jual lebih tinggi," ungkap Gubernur didampingi ketua Dekranasda NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.

Gubernur berkisah, beberapa bulan lalu, Kabupaten Sumbawa mengirim sapi ke luar daerah. Sementara, di luar daerah, daging sapi dari sumbawa tersebut di olah, kemudian menjualnya kembali ke sumbawa dengan harga yang jauh lebih mahal.

"Kenapa kita takut potong disini, kemudian mengolahnya. Padahal, mengolah produk bisa memunculkan pekerjaan baru, hingga mengurangi pengangguran," tambah Gubernur di dampingi Bupati Kabupaten Sumbawa Besar.

Industrialisasi, lanjut Gubernur, bukan untuk gagah-gagahan. Kehadiran sektor industri juga harus didukung dengan kualitas produk yang berkualitas.

"Industrialisasi ini kebutuhan pembangunan, Industrialisasi jalan panjang. Terjal. Tapi ingat! Kita harus melaluinya." Tegas Gubernur mengakhiri sambutannya didepan Bupati Sumbawa.

Turut mendampingi Gubernur, Kadis Perindustrian, Kadis Perdagangan, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Koperasi UKM, Kadis Pertanian, Kadis LHK, Kadis Pariwisata, Kadis Peternakan, Kadis Dikbud, Kadis Kesehatan, Kadis PMPD, Kadis Kominfo dan Biro Perekonomian Setda Provinsi NTB. Hadir juga pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Sumbawa, Sekda Sumbawa, Kapolres, Dandim, Kejari, kepala OPD se Sumbawa, pimpinan PT. Aman Mineral, Tokoh Agama, masyarakat dan pelaku UMKM se Kabupaten Sumbawa.  (nia/edy/opic/diskominfotikntb)

pada 06 Aug 2022
Roadshow Industrialisasi di Sumbawa, Gubernur NTB : Kita Harus Punya Keberanian Mulai Mengolah Bahan Mentah

Dalam roadshow industrialiasasi di Kabupaten Sumbawa, Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah mengajak Pemerintah Daerah untuk mengelola bahan mentah atau bahan baku dari sumber daya alam yang tersedia. Sehingga memiliki nilai tambah untuk kesejahteraan masyarakat.

"Kita harus punya keberanian untuk mengolah sumber daya alam kita, seperti hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan potensi alam lainnya,"kata Bang Zul, panggilan populer Gubernur NTB, saat 
menghadiri dan menjadi narasumber pada kegiatan Roadshow Tematik dengan tema "Inovasi Halal dan
 Baik dalam Mendukung Percepatan Pembentukan Ekosistem Industri Halal, Jum'at (5/8/2022) di kantor Bupati Sumbawa.

Didepan Guru Besar Unibraw Malang dan Kementerian Perindustrian, Gubernur NTB mengatakan bahwa kalau tidak dimulai, akan hanya sekedar retorika tanpa ada hasil apapun.  Oleh karena itu industrialisasi ini merupakan kebutuhan.

"Sampai sekarang, pabrik pengolahan ikan yang mangkrak di teluk Santong, tidak kita selesaikan. Padahal itu konsep Industrialiaasi paling nyata, pada sektor pengolahan ikan,"sebut Doktor Zul didampingi Ketua Dekranasda NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.

Kalau dikelola dengan baik, maka akan memantik industrialisasi turunan disekitarnya. Masyarakat juga akan merasakan manfaat demi mewujudkan kesejahteraannya.

Lebih lanjut jelas Gubernur, adanya perusaan besar seperti PT. Aman Mineral menjadi core industrinya. Oleh sebab itu, harus segera digesa untuk membicarakan kerjasama dalam penguatan industri UMKM. 

Sehingga,  Pemda sudah mulai memikirkan untuk upgrading kapacity SDM di daerah. Menyiapkan tenaga kerja baik yang akan terlibat langsung maupun yang memperoleh penguatan seperti pelaku usaha 

"Perusahasn besar juga bukan hanya sekedar cari uang tapi membangun relasi yang konstruksi dengan lingkungan itu jauh lebih penting,"terangnya didepan pimpinan PT. AMAN.

 Sementara itu, Bupati Sumbawa H Mahmud Abdullah, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi Pemprov. NTB untuk ikut membangun daerah.

"Terutama mensukseskan program industrialisasi. Mengolah bahan mentah agar memiliki nilai tambah,"ucapnya.

Turut mendampingi Gubernur, Kadis Perindustrian, Kadis Perdagangan, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Koperasi UKM, Kadis Pertanian, Kadis LHK, Kadis Pariwisata, Kadis Peternakan, Kadis Dikbud, Kadis Kesehatan, Kadis PMPD, Kadis Kominfo dan Biro Perekonomian Setda Provinsi NTB. Hadir juga pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Sumbawa, Sekda Sumbawa, Kapolres, Dandim, Kejari, kepala OPD se Sumbawa, pimpinan PT. Aman Mineral, Tokoh Agama, masyarakat dan pelaku UMKM se Kabupaten Sumbawa.  (edy/nia/opic/diskominfotikntb)

pada 06 Aug 2022
Musyawarah Daerah VIII ORARI NTB Digelar, Ini Pesan Gubernur

Acara Musyawarah Daerah VIII Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Nusa Tenggara Barat di Mataram, Sabtu 6 Agustus tahun 2022. 

Dalam acara tersebut, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. Yabg diwakili oleh Kepala Dinas Kominfotik NTB Baiq Nelly Yuniarti meminta agar Orari NTB dapat terus meningkatkan kemampua dalam memahami permasalaham sosial.

Selain memahami berbagai permasalahan sosial, para anggota Orari juga diminta untuk meningkatkan keterampilan teknis amatir radio, serta meningkatkan wawasannya terhadap berbagai ketentuan dan regulasi serta produk perundang-undangan yang mengatur berbagai hal tentang penyelenggaraan radio amatir.

"Hal ini perlu saya ingatkan, karena kemajuan teknologi komunikasi amatir radio terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman, yang tentunya juga mengiringi perubahan teknologinya, dan aturan-aturan serta regulasi yang menyertainya," tutur 
Gubernur. 

Kode etik jurnalistik juga diminta Gubernur untuk menjadi panduan para operator radio amatir dalam berkomunikasi dan menyampaikan informasi.

"Para operator radio amatir, apapun kepentingannya, dimanapun dia berada, hendaknya tetap mengedepankan kepentingan yang lebih besar yaitu bangsa dan negara, sehingga informasi apapun yang disampaikan benar-benar dapat dipertanggungjawabkan," pesan Gubernur. 

Di akhir sambutannya, Gubernur berharal melalui forum ini, dapat melahirkan ide-ide dan gagasan-gagasan yang membangun dari para peserta musyawarah, yang dapat menjadi solusi bagi pemecahan masalah, serta tersusunnya program kerja dan kebijakan umum organisasi yang konstruktif bagi kemajuan orari kedepannya. (novita, diskominfotikntb)

pada 06 Aug 2022
Hadiri Raker Dipimpin Wakil Presiden RI, Wagub NTB: Posyandu Keluarga Kita Aktif

Wakil Gubernur (Wagub) NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, mengatakan bahwa keberadaan Posyandu Keluarga di 10 Kabupaten-Kota, sangat aktif mengkampayekan dan melakukan berbagai upaya untuk mencegah dan menekan stunting. 

"Alhamdulillah Posyandu keluarga kita di NTB aktif semua,"kata Wagub saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) yang dipimpin langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, KH. Ma'ruf Amin, membahas percepatan penurunan stunting di NTB. Kamis, 4 Agustus 2022 di Jakarta.

Sehingga, lanjut Ummi Rohmi sapaan Wakil Gubernur, bahwa semua posyandu keluarga di NTB, telah memiliki data stunting by name by address yang berbasis dusun.

"Hal ini memudahkan penanganan deteksi awal dalam gejala stunting dan menangani stunting,"ujarnya.

Ditambahnya, bahwa dengan data penanganavakan lebih efektif, untuk mencegah dan menangani stunting di NTB 

Namun, mencegah dan penanganan ini, membutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak. Dari lingkungan keluarga, dusun, desa, kabupaten/kota hingga tingkat provinsi dan pusat.

"Stunting harus kita perangi bersama, demi mewujudkan generasi Nusa Tenggara Barat yang semakin baik,"tutupnya. 

Keberhasilan program revitalisasi posyandu keluarga di era kepemimpinan Zul-Rohmi, hingga 100 persen, merupakan ikhtiar untuk mengatasi berbagai persolan sosial kemasyarakatan, pendidikan, kesehatan berbasis dusun. (edy/irfan/diskominfotikntb)

pada 05 Aug 2022
Hadiri Dialog Interaktif dan Sosialisasi Kinerja DPR RI Bersama Wartawan Parlemen, Ini Pesan Sekda NTB

Mewakili Gubernur, Sekretaris Daerah NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi M.Si., menghadiri acara Dialog Interaktif dan Sosialisasi Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen dengan tema "Perkuat Kolaborasi Media dan Parlemen Wujudkan Parlemen Modern", bertempat di Hotel Raja Kuta Mandalika Lombok Tengah, (5/08).

 

Miq Gita sapaan akrab Sekda berpesan kepada Wartawan Parlemen DPR RI untuk mengkomfirmasi anggota DPR RI Dapil NTB untuk mengetahui perkembangan dan opininya untuk Daerah NTB terkait apa yang diperjuangkan di Pusat. Sehingga dengan sigap melakukan sinergi dan kolaborasi dengan mereka.

 

"Maka dengan cara itu kedepan akan semakin indah sehingga masyarakat NTB tahu apa mereka perjuangkan di Jakarta," tegasnya.

 

Selain itu, Miq Gita menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kegiatan Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI bersama Wartawan Parlemen dipilihnya Lombok sebagai tempat kegiatan.

 

"Sambil rekreasi, nikmatilah pantai Mandalika dan sekitarnya selama berkegiatan dan sebagai bentuk ucapan terimakasih, kami menyiapkan 10 tiket gratis nonton WSBK di sirkuit Mandalika tahun depan," tutupnya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah menyampaikan terimakasih kepada pemerintah daerah NTB menerima dengan baik kedatangan bersama rombongan.

 

Disebutkan Wakil Ketua BURT DPR RI, tujuan kegiatan ini dalam rangka memperkuat kerjasama dan kalaborasi dengan media diera kemajuan teknologi dan informasi dengan cepat sehingga mampu mewujudkan parlemen yang modern.

 

"Karena itu, kami minta kepada teman-teman wartawan agar menyampaikan pesan-pesan informasi yang baik, yang positif kepada masyarakat apa adanya," ajaknya.

 

Untuk diketahui di parlemen diisi oleh berbagai macam karakter yang berbeda-beda. Sehingga perlu dilakukan penguatan kalaborasi dengan insan media sebagai lidah penyampai informasi kepada masyarakat. (san/Irfan/diskominfotik)

pada 05 Aug 2022
Mengawali Roadshow Industrialisasi, Gubernur NTB : KSB Akan Cepat Melaksanakan Industrialisasi

Roadshow industrialisasi, diawali di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), karena daerah yang paling mungkin melaksanakan industrialisasi terlebihdahulu adalah KSB. Karena ada PT. Aman Mineral yang akan siap mendukung penguatan pelaku usaha.

 

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M. Sc., saat mengawali road show tentang industrialisasi, Kamis (4/8/2022) di Sentra IKM Poto Tano KSB.

 

"Khusus KSB, kita punya ekspektasi yang lebih, karena industri besar ada disini,"kata Gubernur di dampingi Ketua Dekranasda NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah dan Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M.

 

Menurut Gubernur, dibutuhkan kepiwaian Bupati KSB, untuk memaksa PT. Aman terlibat dalam proses industrialisasi, secara langsung atau tidak langsung. Karena dalam dunia bisnis, industrialisasi terlalu lama dan prosesnya panjang. Karena kadang-kadang dunia usaha tidak mau repot untuk ikut terlibat.

 

"Tugas Pemerintah, baik Gubernur maupun Bupati, membujuk perusaahaan besar mempelopori, agar mau membatu para UMKM-UMKM di daerah,"kata 

 

Selain itu, Ditegaskan Bang Zul sapaan populernya, bahwa PT. Aman juga harus memberikan kesempatan kepada pengusaha lokal. Walaupun jauh kualitas dan harga dibanding dengan pengusaha luar. Namun kesempatan pengusaha lokal, untuk terus belajar lebih baik dan bersaing, itu jauh lebih penting.

 

Oleh sebab itu, pembangunan Smelter di KSB harus menjadi kepastian. Tidak boleh tidak, tapi harus segera dimulai dan diteruskan. Karena sekali bahan baku diolah disini, akan mengundang induatri turunan lainnya. Apalagi tambah Gubernur pada akhir tahun ini, akan dilakukan proses pembangunan bandara di KSB. 

 

"Kita juga harus bersahabat dengan investor. PT. Aman harus dipastikan nyaman di tempat kita. Mereka harus senang melakukan usahanya dan beroperasi di tempat kita,"pesan Doktor Zul 

 

Namun pada saat bersamaan, harus mampu meyakinkannya untuk melakukan pendalaman struktur atau intervensi pada produk UMKM yang memiliki nilai tambah, untuk produk masyarakat.

 

Ia juga mengingatkan agar PT. Aman jangan mereduksi bisnisnya hanya semata sebagai mesin pencari uang, tapi harus membangun relasi yang konstruktif dengan masyarakat.

 

"Maka kalau kita berjalan bersama, maka masyarakatlah yang melindungi perusahaan. Untuk mewujudkan masyakat NTB dan KSB yang lebih baik,"pesan pria kelahiran Sumbawa.

 

Jadi sinergi dan kolaborasi Bupati KSB bersama PT. Aman Mineral mampu mewujudkan industrialisasi di KSB.

 

Turut mendampingi Gubernur, Kadis Perindustrian, Kadis Perdagangan, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Koperasi UKM, Kadis Pertanian, Kadis LHK, Kadis Pariwisata, Kadis Peternakan, Kadis Dikbud, Kadis Kesehatan, Kadis PMPD, Kadis Kominfo dan Biro Perekonomian Setda Provinsi NTB. Hadir juga pada kegiatan tersebut Wakil Bupati KSB, Sekda KSB, Kapolres, Dandim, kepala OPD se KSB, para camat, pimpinan PT. Aman Mineral, Tokoh Agama, masyarakat dan pelaku UMKM se KSB. (edy/nia/opic/diskominfotikntb)

pada 05 Aug 2022
Tinjau Stand UMKM, Gubernur NTB Puji Geliat Pelaku Usaha KSB Mengelola Bahan Baku

Usai mngikuti Talkshow Tematik “Sinergitas Pengembangan Industri dalam mendukung kawasan industry Maluk” di Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, meninjau stand dan lapak para UMKM, di Sentra IKM Poto Tano

Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

 

"Saya bangga, para pelaku UMKM disini sudah mulai ada yang mengolah produk jadi hingga setengah jadi,"kata Bang Zul sapaan Gubernur NTB, didampingi Ketua Dekranasda NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, mengawali Road Show Industrialisasi, Kamis (4/8/2022).

 

Dikatakan Gubernur, bahwa pelaku UMKM sudah mulai melakukan konsep sederhana dalam mengelolah bahan baku lokal, sehingga memiliki nilai tambah.

 

"Kita pelihara ayam, dengan industrialisasi dapat dijadikan abon yang memiliki nilai jual,"jelas Diktor Ekonomi Industri ini.

 

Sehingga, ketemu konsep sederhananya. Akan tetapi lanjut Doktor Zul, perlu ada sentuhan pemerintah untuk desaim kemasan, pasarannya serta segi izin dan kelayakannya.

 

"Itu yang kami maksud konsep sederhana dalam industrialisasi,"paparnya, didampingi, Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M.

 

Usai acara tersebut, Gubernur NTB menyerahkan sejumlah bantuan untuk para pelaku UMKM di KSB.

 

Turut mendampingi Gubernur, Kadis Perindustrian, Kadis Perdagangan, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Koperasi UKM, Kadis Pertanian, Kadis LHK, Kadis Pariwisata, Kadis Peternakan, Kadis Dikbud, Kadis Kesehatan, Kadis PMPD, Kadis Kominfo dan Biro Perekonomian Setda Provinsi NTB. Hadir juga pada kegiatan tersebut Wakil Bupati KSB, Sekda KSB, Kapolres, Dandim, kepala OPD se KSB, para camat, pimpinan PT. Aman Mineral, Tokoh Agama, masyarakat dan pelaku UMKM se KSB. (edy/nia/opic/diskominfotikntb)

pada 05 Aug 2022
Gubernur NTB : Pemahaman Tentang Industrialisasi Harus Terus Gaungkan

Mengawali road show Industrialisasi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah, menyampaikan bahwa, pemahaman tentang industrialisasi penting untuk terus digaungkan dan disosialisasikan.

 

"Sehingga, masyarakat mengerti tentang industrialisasi itu. Bukan hanya berkaitan dengan pabrik-pabrik besar,"kata Gubernur.

 

Acara Talkshow Tematik “Sinergitas Pengembangan Industri dalam mendukung kawasan industry Maluk” Kamis (4/8/2022) di Sentra IKM Poto Tano-KSB.

 

Lebih lanjut sambungnya, Industrialisasi itu secara sederhana mengelola hasil pertanian, perikanan, perkebunan dan lainnya agar memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

 

Namun prosesnya memang panjang, dengan sentuhan sain dan teknologi, kemauan, sinergi pemerintah, swasta dan masyarakat, maka ikhtiar mewujudkan kesejahteraan masyarakat ini akan terwujud.

 

"Saya pernah keluar daerah, kebutuhan akan industrialisasi prakteknya terjadi, dengan pendingin atau collstroge, ikan yang dibeli di kecamatan Sape di Bima dan Sekotong Lombok Barat, dikeluarkan kotorannya, dibekukan dan dijual kembali ke NTB, di hotel-hotel termasuk PT. Aman. Harganya jauh lebih mahal,",ungkap Gubernur.

 

Kenapa suatu daerah itu tidak maju-maju, seperti NTB atau Indonesia bagian timur, karena terlalu nyaman menjual barang mentah, tanpa di olah. Kemudian tanpa disadari mengonsumsi prodak yang bahan bakunya dari daerah sendiri, dengan nilai tambah dan harga yang lebih mahal.

 

Masyarakat tanpa menyadari menjual bahan baku dengan harga yang murah, dan membeli kembali prodak yang diolah dengan harga yang mahal.

 

Maka mulai sekarang, stop menjual barang mentah keluar daerah dengan harga murah. Karena tidak akan menstabilkan harga disini.

 

"Ini hal mendasar, dan perlu terus digaungkan agar masyarakat mengerti tentang pentingnya industrialisasi itu,"ucap pria kelahiran Sumbawa ini 

 

Sementara itu Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M., mengatakan, memang penting memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang konsep industrialisasi ini.

 

"Pemerintah, pihak swasta dan steakholder lain, harus terus memasifkan sosialisasi tentang industrialisasi tersebut,"kata Bupati.

 

Turut mendampingi Gubernur, Kadis Perindustrian, Kadis Perdagangan, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Koperasi UKM, Kadis Pertanian, Kadis LHK, Kadis Pariwisata, Kadis Peternakan, Kadis Dikbud, Kadis Kesehatan, Kadis PMPD, Kadis Kominfo dan Biro Perekonomian Setda Provinsi NTB. Hadir juga pada kegiatan tersebut Wakil Bupati KSB, Sekda KSB, Kapolres, Dandim, kepala OPD se KSB, para camat, pimpinan PT. Aman Mineral, Tokoh Agama, masyarakat dan pelaku UMKM se KSB. (edy/nia/opic/diskominfotikntb)

pada 05 Aug 2022
Sekda NTB Ajak PMII Untuk Terus Berikan Edukasi Ke Masyarakat

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi, M.Si mengajak Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) NTB untuk dapat mengedukasi masyarakat, terkait permasalahan stunting, perdagangan orang, pernikahan dini dan lain sebagainya. 

"PMII harus bergerak, edukasi ibu bapak sanak saudara kita agar terhindari dari berbagai permalahan yang ada disekitar masyarakat, seperti maraknya kasus stunting yang akar mulanya dari pernikahan dini yang harus dicegah, hadirnya PMII ditengah masyarakat tentu dapat mengedukasinya," tutur Sekda NTB saat menerima audiensi PMII di Ruang Rapat Sekda NTB, Jum'at (05/08).

Ia juga berpesan agar setiap program - program kerja dari PMII dapat turun langsung ke masyarakat. sehingga berbagai permaslahan dapat diselesaikan dari hulu ke hilir, jangan lagi ada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal, banyaknya masyarakat yang masih menggunakan calo.

"Jangan sampai hal - hal seperti ini kita diamkan, termasuk masyarakat yang pergi menjadi tenaga kerja ilegal tanpa prosedur yang jelas. Inilah yang menjadi masalah, baik musibah kecelakaan di perjalanan, diperlakukan tidak senonoh di tempat kerja, tidak dapat perlindungan karena diluar jangkauan jalur-jalur resmi pemerintah," ungkap Miq Gite.

Disamping itu, Miq Gite memberikan apresiasi dan dukungan terhadap PMII yang akan mengikuti Seminar Nasional oleh Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC) Bali Musa Tenggara yang akan dilaksanakan pada 14-16 Agustus di Denpasar Bali.

Sekretari Umum PMII NTB, Muhammad Faozan berharap agar PMII dan Pemerintah Daerah dapat terus bersinergi dalam melakukan penanggulangan stunting, pernikahan dini maupun perdagangan orang.

"KIta berharap kesinambungan PMII, Stakeholder terkait dan Pemerintah Daerah untuk menanggulangi pernikahan dini maupun stunting ini kita bersinergi dalam upaya penanggulangan hal tersebut," tutupnya. (ser/opk/diskominfotik)

pada 05 Aug 2022
Menampilkan 21 sampai 30 dari 2150 berita