Berita

Berita

Berita terkait kegiatan maupun agenda yang akan dilaksanakan di NTB. Berita selengkapnya ada di Website Pemerintah Provinsi NTB
Hari Veteran di NTB, Mengenang Pejuang Veteran Lawan Penjajah

Mataram-Ada banyak momen peringatan di Bulan Agustus. Tidak hanya Hari Kemerdekaan Indonesia, tapi juga ada hari bersejarah lainnya. Salah satunya Hari Veteran Nasional yang diperingati tiap tanggal 10 Agustus.

"Selamat Hari Ulang Tahun Veteran Nasional yang ke- 73, ini menjadi momentum untuk mengingat jasa veteran yang telah berjuang mempertahankan kedaulatan NKRI," kata Asisten 1 Setda NTB, Ir. Madani Mukarom, M.Si saat membacakan sambutan Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto di Pendopo Gubernur, Mataram (10/08).

Dikatakan, Hari Veteran Nasional diperingati sebagai momen penting untuk mengenang perjuangan para veteran saat melawan penjajah di Indonesia. Dengan mengenang gencatan senjata pada 10 Agustus 1949. Pada hari tersebut, para pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia selesai melawan tentara belanda di Surakarta, Jawa Tengah.

"Tanpa perjuangan para veteran dan seluruh bangsa Indonesia maka NKRI tidak ada. Kami sebagai generasi penerus juga tidak ada seperti saat ini," tuturnya.

Diharapkan para veteran tetap memiliki semangat juang yang tinggi dan menjadi sumber inspirasi perjuangan sehingga sebagai mampu menjadi manusia yang unggul terdepan dalam mewujudkan Indonesia maju dan sejahtera.

Sementara itu, Ketua Legiun Veteran NTB Abdul Kadir menyampaikan terimakasih kepada Gubernur NTB yang telah mendukung dan mensupport kegiatan peringatan HUT Veteran Nasional ke 73.

"Terimakasih Pak Gub, telah memberikan fasilitas kegiatan di pendopo. Sehingga acara ini berjalan lancar," ungkapnya.

Ia yang membacakan sambutan Ketua Umum DPP Legiun Veteran RI Saiful Sulun menyampaikan bahwa peringatan Harvetnas merupakan hari yang bersejarah, hari yang sangat penting yang diawali dihentikannya permusuhan Indonesia dengan Belanda.

Ketua Umum DPP Legiun Veteran berpesan kepada seluruh veteran untuk menjaga dan memelihara nama baik veteran dan memegang teguh nilai Pancasila sebagai landasan bernegara. “Kobarkan jiwa semangat nilai-nilai juang 45 untuk seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Asisten I Setdaprov NTB menyerahkan bendera merah putih kepada Kadis, Perikanan Kelautan, Kepala Bakesbangpoldagri dan Kepala Dinas Kominfotik diwakiliKabis Sandi L. Hamzat. Selanjutnya bendera tersebut akan dikibarkan ke sejumlah titik-titik strategis. Penyerahan bendera ini sebagai bagiann dari pengibaran 10 juta bendera se Indonesia. (san/her/diskominfotik).

pada 10 Aug 2022
Aduan di NTB Care, Banzas Lobar Bantu Anak Gizi Buruk

NTB Care, Program Unggulan Pemerintah Provinsi NTB di bawah kepemimpinan Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah kini semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat NTB. 

Seperti diungkapkan Muhammad Ardiansyah, warga Dusun Medas Kec. Gunungsari Kabupaten Lombok Barat yang merasa sangat terbantu dengan kehadiran kanal aduan NTB Care. Menurutnya didalam kondisi darurat dan mendesak NTB Care adalah solusi masyarakat NTB. Ardiansyah yang juga seorang Mualaf tersebut turut mengucapkan terima kasih atas perhatian Pak Gubernur, hingga jajaran Baznas Lombok Barat atas perhatian dan bantuannya. 

"Terima kasih Bapak Gubernur, terima kasih Wakil Gubernur. karena berkat program NTB Care, Saya bisa mengobati anak kami dan dibantu Baznas Lombok Barat" Ucap Ardiansyah di RSUD Provinsi NTB usai menerima bantuan dari Baznas Lombok Barat, Rabu (10/8).

Sebelumnya aduan masuk melalui website NTB Care,  terkait adik Fadila yang mengalami Gizi Buruk. Adik Fadila sebelumnya juga pernah dirawat di Rumah sakit dan sempat pulang, namun karena asupan gizi kurang dan berasal dari keluarga tidak mampu sehingga masih membutuhkan pengobatan lebih lanjut dan saat ini kembali dilarikan ke RSUD Provinsi NTB. 

Pada Kesempatan tersebut, Ketua Baznas Lombok Barat, TGH. Muhammad Taisir Al-Azhar juga berkesempatan menyerahkan secara langsung bantuan berupa tunai kepada Ardiansyah, ayah Fadila untuk membantu pengobatan lebih lanjut. 

"Alhamdulillah pihak NTB Care memberitahu kami (terkait gizi buruk) ini, mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan tidak ada lagi gizi buruk di Lombok Barat" jelas TGH. Muhammad Taisir. 

NTB Care sendiri merupakan media aspirasi dan layanan komunikasi dua arah antara pemerintah dengan masyarakat. Berbagai pengaduan dan informasi terkait layanan pemerintahan, pembangunan sosial kemasyarakatan dan sebagainya di terima untuk diselesaikan secara kolaboratif bersama pemerintah, dunia usaha, hingga stakeholder lainnya. (NTB Care Official)

pada 10 Aug 2022
Hadiri Pelantikan PPJI DPD NTB, Ini Pesan Bunda Niken

Ketua TP - PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menghadiri pelantikan dan pengukuhan Perkumpulan Penyelenggaraan Jasaboga Indonesia (PPJI) DPD Provinsi NTB yang berlangsung di Hotel Aruna, Lombok Barat, Rabu (10/08).

 

Dalam sambutannya, Bunda Niken berpesan kepada seluruh pengurus dan anggota PPJI DPD NTB untuk menjadikan sebuah organisasi sebagai wadah dalam mencapai tujuan bersama, mendapatkan edukasi yang bermanfaat bagi seluruh UMKM.

 

"Tujuan kita bergabung dalam organisasi adalah untuk mendapatkan manfaat.Tentu saja ini memerlukan pelajaran terus-menerus, edukasi bagi para anggota, edukasi bagi masyarakat, edukasi bagi para UMKM yang ada di dalamnya," tutur Bunda Niken.

 

Ia juga mengatakan, dalam sebuah organisasi harus terus bersinergi dengan berbagai elemen, sehingga terus meningkatkan kapasitas dan kualitas pada organisasi tersebut. 

 

"Yang namanya sinergi bukan hanya 1 + 1 = 2 tetapi 1 + 1 = 5. Jadi dengan bersinergi diharapkan semua potensi-potensi yang ada, yang tadinya berjalan sendiri-sendiri jika disatukan dalam sebuah organisasi bisa melejit kemampuannya, melejit kapasitasnya, melejit performannya dalam organisasi tersebut.

 

Dan yang terakhir adalah kolaborasi. Sebuah organisasi harus terus melakukan kolaborasi dengan menciptakan inovasi sehingga terus bisa bersaing dengan pasar masa kini. 

 

"Kolaborasi dengan berbagai macam organisasi yang ada. Saya yakin PPJI Nusa tenggara barat di bawah bimbingan DPP PPJI insya Allah bisa menjadi salah satu pemain utama dalam penggerak kemajuan masyarakat di daerah kita," tutup Bunda Niken.

 

Pada kesempatan ini, Bunda Niken didampingi oleh Asisten III Setda Provinsi NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi dan beberapa stakeholder terkait. (ser/irf/diskominfotik)

 

pada 10 Aug 2022
Hadiri SEME 2022, Gubernur Berbagi Pengalaman Pemulihan Ekonomi di NTB

Lombok Tengah—Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc hadir dalam acara workshop The Social and Ecological Market Economy 2022 (SEME 2022) dengan tema Strategy for Economic Development for Post-Pandemic Recovery di Novotel Lombok Resort and Villas, Lombok Tengah, Rabu (10/08).

 

Pada kesempatan tersebut, di hadapan para akademisi yang mayoritas berasal dari luar NTB, Gubernur berbagi pengalaman tentang Perkembangan Ekonomi Pasar Sosial di NTB pasca pandemi Covid-19.

 

Beberapa diantaranya yaitu bagaimana strategi-strategi yang telah dilakukan NTB untuk memulihkan dan menumbuhkan perekonomian pasca pandemi. 

 

Salah satunya strategi yang dijelaskan Bang Zul, sapaan akrabnya adalah menjadi tuan rumah event-event besar internasional. 

 

“Kenapa kita sangat serius menjadi tuan rumah event-event besar internasional seperti MotoGP, WSBK dan MXGP, karena itu semua ada maksudnya untuk membangun ekonomi. Perlu ada strategi yang melingkar. Dengan kata lain, satu event internasional seperti MotoGP punya eksternalitas positif ke banyak sektor-sektor lain yang memaksa pemerintah pusat untuk hadir bersama kita di NTB. Impactnya pun is so powerful,” jelas Bang Zul.

 

Industrialisasi pun menjadi strategi NTB selanjutnya untuk memulihkan ekonomi. Dijelaskan Bang Zul, pertumbuhan ekonomi sangat bergantung pada proses industrialisasi.

 

“Selanjutnya kami percaya bahwa pertumbuhan ekonomi itu bergantung pada industrialisasi. Kalau diberi kesempatan, UKM-UKM di daerah tertinggal itu pasti bisa. Selama pandemi kami di NTB ini telah mampu melahirkan lebih dari 5000 UMKM dengan produk-produk lokalnya. UKM kita mampu membuat apa saja asal ada pembelinya, setelah pandemi disinilah kemudian peran pemerintah untuk mengendalikan kemudinya,” tutur Gubernur.

 

Selain itu, ia juga menyatakan bahwa sains dan teknologi juga secara tidak langsung bisa menumbuhkan perekonomian. Sehingga dalam hal ini, Pemerintah NTB banyak membuak beasiswa untuk belajar ke NTB dan mengirimkan mahasiswanya ke luar negeri.

 

“Sains dan teknologi itu penting. Kita bikin universitas teknologi disini karena IPM di bagian timur Indonesia sangat rendah. Jadi kita memberikan beasiswa untuk masyarakat di bagian barat Indonesia agar menempuh studi disini. Kami juga mengirim mahasiswa NTB ke luar negeri, ketika pulang mereka tidak hanya jadi pengusaha handal tetapi menjadi pelayan publik yang luar biasa,” ujarnya.

 

SEME 2022 sendiri merupakan sebuah workshop yang diselenggarakan oleh Universitas Paramadina Jakarta dan Yayasan Konrad-Adenaeur-Stiftung Jerman. Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 7 Agustus hingga 11 Agustus 2022.

 

Turut hadir mendampingi Gubernur pada kegiatan tersebut yaitu Kadiskop dan UKM Provinsi NTB serta Karo Adpim Setda Provinsi NTB. (dea/her/diskominfotikntb)

pada 10 Aug 2022
Hadiri Konferensi Internasional Geotourism, Gubernur Himbau Lestarikan Warisan Alam NTB

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. Menghadiri dan memberikan sambutan pada acara Opening Ceremony "The 3rd

Geotourism Conference & International Conference & Future Climate" dengan 3 topik yakni Geowisata, Wisata Bahari dan Wisata Halal. Rinjani di hotel Lombok Raya pada Rabu, 11 Agustus 2022. 

Dalam acara tersebut, Bang Zul sapaan Gubernur, berpesan untuk menjaga warisan sejarah yang dimiliki oleh Nusa Tenggara Barat. Tak hanya Gunung Rinjani , namun juga Gunung Tambora yang pernah sama-sama mengguncang dunia. 

"Jadi geopark itu adalah suatu instrumen, menguak masa lalu, menziarahi sejarah untuk kemudian kita melakukan refleksi yang dalam untuk melangkah ke depan dengan penuh kemantapan," tutur Bang Zul. 

Gubernur juga menyampaikan keinginannya yang sangat kuat untuk melestarikan dan memaksimalkan peran dari warisan geopark yang telah diberikan kepada NTB. Bukan hanya sekedar untuk dinikmati tapi bagaimana juga warisan geologi yang hadir untuk kemaslahatan dan kesejahteraan buat masyarakat. 

Selain itu, Gubernur juga menuturkan Geopark adalah taman yang memaksa setiap orang untuk melakukan refleksi. Karena warisan yang indah yang dimiliki NTB menyimpan banyak misteri, sejarah, cerita dan juga menyimpan banyak fantasi.

"Oleh karena itu orang yang aktif dalam geopark itu bukan hanya sekedar bekerja tapi juga menikmati petualangan itu, mengunjungi masa lalu, menikmati masa sekarang dan menghadirkan fantasi dimasa yang akan datang," tutur doktor ekonomi industri tersebut. 

Di akhir sambutannya Gubernur berharap para peserta konfrensi tak hanya duduk berdiskusi tetapi juga datang langsung untuk menikmati keindahan Rinjani dan ataupun Tambora. (novita, diskominfotikntb)

pada 10 Aug 2022
Wagub Minta Kades Fokus Bangun Kesehatan Desa

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr Hj Sitti Rohmi Djalillah menegaskan, pembangunan desa fokus pada kesehatan. 

"Stunting itu program nasional dan berbasis pembangunan berkelanjutan. Anggaran desa harus lebih banyak untuk peralatan dan penghargaan pada kader Posyandu", ujar Wagub saat mengunjungi Posyandu Melati di Dusun Bongor, Desa Batu Nyala, Kecamatan Praya Tengah, Rabu(10/08). 

Prioritas ini seperti dikatakan Wagub karena sektor kesehatan dasar yang diampu oleh Posyandu Keluarga bisa menyelesaikan masalah lebih besar. Penanganan gizi, stunting, bayi, balita, ibu hamil dan lansia memastikan sumberdaya manusia siap mendukung program pembangunan lainnya. 

Wagub meminta kepala desa fokus dalam penggunaan anggaran dana desa karena anggaran yang dibutuhkan setiap tahunnya juga tak terlalu besar namun signifikan karena tepat sasaran. Wagub juga meminta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di desa bekerja profesional dan berkelanjutan. 

Sementara itu, Kepala Desa Batu Nyala, HM Zaenudin mengakui meski kasus stunting menurun setiap bulannya, akumulasinya masih terbilang besar. 

"Per bulan ini masih ada belasan kasus dari 45 kasus di bulan April lalu", sebutnya. 

Ia menjelaskan, beberapa fasilitas Posyandu juga masih terdapat kekurangan seperti alat timbang digital dan penunjang lainnya. Namun ia memastikan para kader Posyandu mendapatkan honor standar setiap bulannya. Iapun memastikan perbaikan anggaran kesehatan melalui Posyandu.

Di desa yang sama, Wagub juga mengunjungi Posyandu Keluarga di Dusun Tembeng dan meminta kader Posyandu memastikan kecukupan protein telur bagi balita dan meminta kegiatan pelayanan tetap aktif dilakukan. (jm/opik)

pada 10 Aug 2022
Gubernur Bang Zul Respon Baik Pemberian Remisi 17 Agustus

Mataram—Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) NTB berencana untuk memberikan remisi atau pengurangan masa hukuman bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan.

Hal tersebut direspon baik oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc saat menerima audiensi dari Kanwil Kemenkumham NTB di ruang kerjanya, Selasa (09/08).

“Bersama Kanwil Kumham NTB yang melaporkan pemberian remisi di hari kemerdekaan kita nanti kepada saudara-saudara kita di Lembaga Pemasyarakatan. Ada 2 yang langsung bebas dengan  adanya remisi ini,” kata Gubernur.

Pemberian remisi tersebut akan dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Mataram (LPP Mataram) pada tanggal 17 Agustus 2022 mendatang. 

“Rencananya kita akan memberikan remisi pada tanggal 17 agustus nanti di LPP Mataram dan kita berharap Bapak Gubernur dapat hadir,” ujar Romi Yudianto selaku Kepala Kanwil Kemenkumham NTB.

Menanggapi hal itu, Gubernur pun menyanggupi dan berencana akan hadir secara langsung di LPP Mataram dalam rangka pemberian remisi tersebut.

Remisi sendiri merupakan pengurangan masa hukuman bagi para narapidana dan anak yang memenuhi syarat berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Turut hadir mendampingi Gubernur pada audiensi tersebut, yaitu Sekretaris Daerah Provinsi NTB dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTB. (dea/irf/diskominfotikntb)

pada 09 Aug 2022
10 Juta Bendera untuk Indonesia

Gerakan pemasangan 10 juta bendera se Indonesia dalam rangka memeriahkan Peringatan   Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77 akan tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI). 

Di Nusa Tenggara Barat, kegiatan pembagian dan pemasangan bendera telah dimulai sejak Juli kemarin. 

"Kita akan lakukan serentak di seluruh NTB", ujar Asisten III Setprov NTB, dr Nurhandini Eka Dewi di ruang rapat Sekretaris Daerah, Selasa (09/08). 

Pemerintah provinsi siap melaksanakan gerakan 10 juta bendera dalam memeriahkan HUT RI ke 77 pada 17 Agustus nanti. 

"Secara simbolis, gerakan 10 juta bendera ini akan dilakukan besok saat Hari  Veteran 10 Agustus", ujar Kepala Kesbangpoldagri, L Abdul Wahid. 

Dikatakannya, bendera bendera telah dibagikan ke masyarakat di sepuluh kabupaten/ kota dan terpasang di rumah rumah warga dan tempat  tempat strategis di seluruh wilayah masing masing. Bendera yang dibagikan berasal dari pemerintah dan sumbangan masyarakat per orangan maupun melibatkan lembaga seperti partai politik dan lain lain. 

Ia menghimbau masyarakat agar mendukung gerakan pengibaran 10 juta bendera ini sebagai bentuk penghormatan dan cinta tanah air.(jm)

pada 09 Aug 2022
Wagub NTB Konsisten Mengawal Posyandu Keluarga

Wakil Gubernur NTB Dr.Hj.Sitti Rohmi Djalilah, mendorong semua Posyandu Keluarga di NTB tetap aktif memantau tumbuh kembang anak, ibu hamil, hingga masalah stunting.

Melalui Posyandu Keluarga, lanjut Wagub, angka stunting harus mampu ditekan dengan baik. Wagub optimis, dengan aktifnya Posyandu Keluarga di setiap dusun, angka prevalansi stunting di NTB mampu ditekan menjadi 17,98 persen.

"'Ikhtiar menurunkan angka stunting harus tetap kita lakukan bersama. Stunting ini harus kita perangi agar generasi mendatang lebih sehat dan baik," ungkap Wagub saat mengunjungi Posyandu Keluarga Selagalas Lama, Cakranegara, Kota Mataram, Selasa (09/08). 

Meski masih ditemukan tiga kasus stunting di Posyandu ini, Wagub lega, progress penanganannya makin membaik. Anak stunting, tambah Wagub, harus tetap diperhatikan tumbuh kembangnya. Terutama pemenuhan asupan gizi yang cukup selama masa pertumbuhannya.

"Semua anak stunting, harus diberi makan telur setiap hari, minimal satu butir," ungkap Wagub.

Wagub juga mengingatkan kader posyandu untuk tetap menginput data Posyandu pada aplikasi  Pemerintah Provinsi NTB yaitu Sistem Informasi Desa.

Roadshow posyandu keluarga ke tiga kabupaten/kota tersebut didampingi langsng oleh, Asisten 1, Kepala Bappeda,Kadis Kesehatan,Kadis PMPD Dukcapil, Kadis Kominfotik dan BKKBN Provinsi NTB, Biro Adpim NTB. (jm)

pada 09 Aug 2022
Menjelang HUT RI, Sekda NTB : 10Juta Bendera Merah Putih akan Mewarnai Nusantara

Mataram -- Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi, M.Si menyampaikan dalam rangka menyambut HUT RI ke-77 akan ada gerakan pemasangan 10 juta bendera merah putih yang diharapkan pada puncak tanggal 17 Agustus nanti dapat mewarnai Nusantara.

Hal ini disampaikan pada saat Rapat Koordinasi Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77 dan HUT Kota Mataram ke XXIX yang bertempat di Ruang Kenari, Kantor Walikota Mataram, Selasa (09/08).

"Pengibaran 10 juta bendera merah putih, akan kita mulai besok", jelasnya. Peringatan Hari Legiun Veteran sekaligus akan di gabungkan dengan penyerahan secara simbolis rangkaian kegiatan pengibaran 10 juta bendera merah putih se-Indonesia. Dengan menyerahkan bendera kepada beberapa, antara lain : Dinas Perikanan NTB untuk mengibarkan merah-putih di dasar laut di Gili Terawangan, Kepala ESDM ke geopark Rinjani dan Tambora, Dinas Kehutanan mengibarkan di tengah-tengah hutan yang lebat, Dinas pertanian di tengah sawah dan padi, dan Kementerian Agama mengibarkan di pondok-pondok pesantren.

Tidak hanya itu, Pemprov NTB berkolaborasi dengan Pemkot Mataram menyampaikan bahwa akan ada kegiatan olahraga merdeka yakni senam yang akan dilaksanakan hari Jumat tanggal 12/8. Tempatnya di perempatan jalan antara kantor gubernur dan kantor walikota dan akan di ikuti oleh seluruh ASN Pemprov NTB dan Pemkota Mataram serta pelajar SMA.

"Dalam Rangka menyambut HUT RI ke 77 dapat dikerjakan dengan kolaboratif antara Pemprov provinsi dan pemerintah kota Mataram" kata Sekda Kota Mataram,
H Effendi Eko Saswito.

Pemprov melalui dinas kesehatan juga  akan membuka gray booster untuk memberikan layanan kepada masyarakat seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan, dan kampanye zerowaste untuk mengantisipasi banyaknya sampah yang terbuang begitu saja saat acara berlangsung. Juga guna untuk mengajarkan budaya bersih kepada masyakarat.

"Kita harapkan kolaborasi antara Pemprov dan Pemkota tetap terjalin baik. Dan laporan proggres positif rencana pembuatan mall pelayanan publik . Semoga ini menjadi kado manis untuk jari ultah kota Mataram 31 Agustus mendatang", tutup Miq Gita. (/Diskominfotik)

pada 09 Aug 2022
Menampilkan 1 sampai 10 dari 2150 berita