Berita

Berita

Berita terkait kegiatan maupun agenda yang akan dilaksanakan di NTB. Berita selengkapnya ada di Website Pemerintah Provinsi NTB
Waspadai Akun Palsu atas namakan Pejabat Provinsi dan Pemda di NTB, hati-hati modus penipuan

Mataram, NTB - Pemerintah Daerah NTB memberikan peringatan kepada masyarakat terkait maraknya penipuan yang mengatasnamakan akun media sosial resmi Penjabat  (Pj) Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, Berbagai kasus penipuan melalui pesan-pesan atau postingan palsu di media sosial telah terjadi, dan hal ini menjadi perhatian serius bagi keamanan dan kenyamanan masyarakat.(08/05/24).

Pemerintah Daerah NTB mengingatkan agar masyarakat selalu waspada dan berhati-hati terhadap setiap informasi atau tawaran yang diterima melalui media sosial, terutama jika berasal dari akun yang tidak resmi atau tidak terverifikasi.

Aksi penipuan mengatasnamakan Gubernur, Bupati, Walikota dan Pejabat Provinsi dan Kab Kota marak terjadi. Baru-baru ini akun palsu Bupati Lombok Tengah dan beberapa waktu yang lalu Walikota Mataram, sehingga di himbau untuk Masyarakat NTB agar melakukan verifikasi akun tersebut dan jika sudah terindikasi menawarkan bantuan lewat pengajuan proposal agar segera mendatangi kantor instansi secara langsung. 

Pemerintah Daerah NTB juga terus melakukan pemantauan akun-akun palsu yang berpotensi melakukan penipuan, dan akan memberikan tindakan hukum terhadap pelaku penipuan bahkan Kerjasama dengan BSSN dan Cyber Polda dilakukan sehingga setiap akun palsu dilaporkan agar bisa dilakukan suspend atau takedown oleh pihak berwenang.

Kadiskominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos.,MM, menjelaskan pemerintah NTB sudah melakukan langkah-langkah preventif seperti memasifkan sosialisasi dan edukasi literasi digital ke masyarakat, Sekolah-Sekolah dan para Aparatur Sipil Negara (ASN). Baru-baru ini 24 ribu ASN Provinsi Kab/Kota sudah terliterasi 4 pilar literasi digital.

“Pemerintah NTB sudah melakukan berbagai upaya seperti memasifkan literasi digital ke masyarakat, Sekolah dan para ASN, bahkan di akhir bulan kemarin sudah terlaksana empat Pilar literasi digital untuk ASN lingkup Provinsi NTB”. Jelasnya di Ruang Kerja Kadiskominfotik NTB. 

Ditambahkan Doktor Najam terkait Literasi Keuangan Digital, Diskominfotik bersama dengan Otoritas jasa keuangan (OJK) melibatkan PPID Kabupaten/Kota dan OPD Provinsi melakukan Training of Trainer (TOT) sebagai penguatan kapasitas memperkuat diseminasi informasi bahaya investasi Bodong, Pinjol Ilegal dan penipuan melalui dunia Digital. 

“Terkait dengan Literasi Keuangan Digital Dinas Kominfo NTB bersama OJK Provinsi NTB melibatkan PPID Kab Kota dan OPD Provinsi melakukan TOT” Imbuhnya. 

Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan setiap kejadian penipuan yang mereka alami kepada pihak berwenang atau kepolisian setempat. Dengan kerjasama dan kehati-hatian bersama, diharapkan dapat mengurangi dan mencegah kasus penipuan yang merugikan masyarakat. (Kominfotikntb)

pada 08 May 2024
Keren, Nilai Indeks Masyarakat Digital Indonesia Provinsi NTB Diatas Rata-rata Nasional

Mataram - Setiap Kementerian Lembaga, memiliki instrumen untuk mengukur kinerja sektornya di daerah, baik di provinsi maupun di Kab/kota. Pengukuran kinerja daerah yang dilakukan oleh Kementerian/Lembaga untuk memotret keseriusan dan kinerja sebuah daerah dalam bidang kewenangannya, termasuk dalam hal ini PJ Sekda Pemerintah Provinsi NTB, Ibnu Salim, SH., M.Si, menerima kunjungan kerja Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Aptika dan IKP Kementerian Kominfo RI, Dr. Said Mirza Pahlevi, M.Eng., di ruang rapat kantor Sekda Provinsi NTB, Rabu (8/5/2024).

 

Pada tahun 2023, berdasarkan hasil survey Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) melalui pemantauan portal IMDI posisi provinsi NTB memiliki nilai IMDI 47,665 yakni berada diatas rata-rata IMDI Nasional yang berada pada nilai 43,18. 

 

Tercapainya hasil tersebut merupakan capaian bersama masyarakat NTB, beserta Bupati maupun Walikota. Hal ini membuktikan masyarakat NTB telah familiar dengan dunia digital, namun dikatakan juga bahwa pada portal IMDI ini dapat dilihat masih kurangnya daya serap pekerjaan untuk lulusan pendidkan di bidang digital dan juga masih kurang aktifnya dunia usaha atau UMKM yang memanfaatkan teknologi digital dalam usahanya.

 

Dalam kesempatan ini PJ Sekda menyatakan bahwa untuk penggunaan perangkat digital di NTB ini masyarakat sudah cukup banyak yang menggunakannya dan ini merupakan modal kuat bagi kami, salah satu hal untuk meningkatkan nilai IMDI di Pemprov NTB perlunya kolaborasi antara Pusat Penelitaian dan Pengembangan Aptika Kemenkominfo dengan Pemprov NTB untuk memberikan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat NTB dan ASN untuk dapat meningkatkan skill dan pengetahuan di dunia digital.

 

Digitalen Kemenkominfo memiliki beberpa pilihan program pelatihan diantaranya Fresh Graduate Academy, Vocation School Graduate Academy, Talen Scouting Academy, Profesional Academy, Digital Entrepreneurship, Thematic Academy, Government Transformation Academy, dan Digital Leadership Academy. Pada sisi layanan kemudahan untuk pelatihan masyarakat dapat secara gratis mengakses di website www.didgitalent.kominfo.go.id. yang sudah disediakan.

 

Kadis Kominfotik Provinsi NTB, Dr. Najamuddin Amy, menyatakan ketertarikan untuk kerjasama dan kolaborasi untuk dapat mengadakan pelatihan-pelatihan tersebut di NTB baik itu untuk ASN di lingkup Pemprov NTB dan juga untuk para penggiat usaha/UMKM yang ada di wilayah Provinsi NTB.

 

Pemprov NTB juga mengajak Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Aptika dan IKP Kementerian Kominfo RI untuk meninjau langsung ruang Command Center yang dikelola langsung oleh UPTD Layanan Digital Diskominfotik Provinsi NTB. Dr. Said Mirza Pahlevi sangat tertarik untuk berkolaborasi bersama Pemprov NTB agar dapat menampilkan data-data dari portal IMDI kedalam aplikasi yang ada di Command Center NTB dan diharapkan dapat membantu Pemprov NTB dalam upaya mendorong pengembangan masyarakat digital di Provinsi NTB.

pada 08 May 2024
Bunda Lale Dorong Orang Tua Perkuat Pengawasan dan Pemenuhan Hak Anak

Mataram - Penjabat (PJ) Ketua TP PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj Lale Prayatni Gita Ariadi mendorong para orang tua untuk memperkuat pengawasan terhadap pergaulan anak dan pemenuhan hak anak dalam pendidikan sesuai tumbuh kembang.

Hal itu diungkapkan bunda Lale sapaan akrabnya saat Menjadi Narasumber Pada Kegiatan "Sosialisasi Pemenuhan Hak Anak Dalam Pendidikan Sesuai Tumbuh Kembang" bagi DWP Kabupaten Kota se-NTB  Secara Virtual di Sekretariat DWP Provinsi NTB, Selasa (07/05/24).

Bunda Lale menjelaskan pengawasan dan pemenuhan hak anak dalam pendidikan menjadi faktor penting untuk membentengi anak-anak dari pergaulan dan perilaku kriminal yang banyak menimpa anak-anak Seperti kasus pelecehan, narkoba, pembunuhan, pemerkosaan dan banyak lagi kasus-kasus yang menjadikan anak-anak sebagai korban.

"Tantangan kita sebagai orang tua saat ini semakin berat. Untuk itu, pengawasan dan pola asuh yang baik akan membentuk karakter anak-anak yang baik dan terhindar dari segala bentuk perilaku kriminal," tegas Bunda Lale dihadapan puluhan pengurus DWP kabupaten kota secara virtual.

Bunda Lale juga menyampaikan tips dalam mengawasi tumbuh kembang anak seperti memberikan nutrisi yang cukup atau makanan bergizi akan memberikan tumbuh kembang anak yang bagus dan cerdas, memberikan stimulan terhadap kemampuan motorik terhadap anak, meningkatkan interaksi sosial dengan orang lain dan menjaga lingkungan yang sehat dan aman.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi NTB, Sheema Ibnu Salim menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk membantu percepatan program pemerintah dan mendorong pengetahuan lebih dalam kepada seluruh anggota DWP di NTB agar mampu mengedukasi masyarakat dalam pemenuhan hak anak baik pendidikan dan kesehatan.

"Kita harap semua anggota DWP menjadi pelopor bagi tumbuh kembang anak di NTB," ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut dihadiri oleh narasumber lain diantaranya kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3PA2KB) Provinsi NTB Dra. Nunung Triningsih, perwakilan narasumber dari LPA dan puluhan anggota dan pengurus DWP Provinsi NTB. (Manikpkominfo)

pada 07 May 2024
Bunda Lale Ajak Duta Genre Lawan Berbagai Permasalahan Anak dan Remaja di NTB

Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat Hj Lale Prayatni Gita Ariadi menerima audiensi BKKBN NTB dan Forum Genre NTB dalam rangka pengukuhan Bunda Genre Provinsi NTB Pada Acara Rapat Kerja Daerah Program Banggakencana Tahun 2024 yang akan datang. 

Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas Harganas Ke 31 Tingkat Provinsi dan akan diselenggarakannya ADUJAK (Apresiasi Duta Genre dan Jambore Ajang Kreatifitas) Provinsi NTB Tahun 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Lale sapaannya, memberikan beberapa wejangan kepada Duta Genre yang turut hadir. Duta Genre sendiri adalah Duta Generasi Berencana yang merupakan perwujudan remaja dan pemuda yang memiliki pengetahuan, bersikap dan berperilaku sebagai remaja, untuk menyiapkan perencanaan yang matang dalam kehidupan berkeluarga.

Bunda Lale berpesan agar para Duta Genre yang tersebar hingga ketingkat Desa turut membantu Pemprov NTB dalam menuntaskan berbagai masalah remaja. Tak hanya isu stunting ataupun anemia remaja, melainkan juga pernikahan anak, kekerasan terhadap anak,pemenuhan hak-hak anak, kekerasan anak, dan permasalahan anak dan remaja lainnya. 

"Kita berharap adek-adek Genre di kabupaten dan kota juga bekerjasama dengan TP PKK NTB dalam melawan berbagai isu yang dihadapi anak dan remaja di NTB," jelasnya. 

Tak lupa pula Bunda Lale juga mengucapkan selamat atas berbagai capaian yang telah ditorehkan oleh BKKBN NTB. Putri kelahiran Lombok Tengah tersebut juga berpesan kepada adik-adik perwakilan NTB yang akan mengikuti berbagai lomba di tingkat nasional untuk memberikan yang terbaik. 

"Yang terpenting adalah tetap semangat dan  memberikan yang terbaik bagi NTB," ungkapnya. (Dinas Kominfotik NTB)

pada 07 May 2024
Pj Ketua Dekranasda, Bunda Lale, Buka Program Inkubasi Fashion Batch II dan Inkubasi Kriya Batch I: Tanamkan Motivasi dan Semangat untuk Berkarya

Mataram, NTB - Penjabat (Pj) Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB, Ir. Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi secara resmi membuka Program Inkubasi Fashion Batch II dan Inkubasi Kriya Batch I. Dirinya menegaskan yang paling utama pentingnya menanamkan motivasi dan semangat pada para peserta untuk terus berkarya dan mengembangkan bakat serta potensi mereka di bidang fashion dan kriya. (06/05/2024).

“Di dalam pembelajaran orang dewasa tidak lagi seperti Guru dan murid sehingga yang paling utama tanamkan  motivasi dan semangat dalam berkarya”. Ujarnya saat membuka acara di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB. 

Bunda Lale juga menjelaskan semangat dan motivasi dalam berkarya sangat dibutuhkan, mengingat itu semua menjadi modal utama, dalam menghadapi berbagai rintangan dan untuk menghasilkan karya-karya yang membanggakan.

“Dengan semangat yang tinggi, kita akan mampu menghadapi berbagai rintangan dan menghasilkan karya-karya yang membanggakan,” tambahnya.

Ketua Dekranasda NTB Bunda Lale juga menambahkan NTB selalu mengambil peran aktif untuk menjadi bagian dari pembangunan industri Fashion dengan melakukan serangkaian kegiatan, layaknya hari ini Inkubasi Fashion Jilid II bisa terlaksana, dan Inkubasi kriya menjadi inkubasi yang pertama kali dilaksanakan di tahun 2024. 

“NTB selalu mengambil peran aktif untuk menjadi bagian dari pembangunan industri Fashion dengan melakukan serangkaian kegiatan, hari ini inkubasi Fashion Jilid II dan Inkubasi kriya menjadi inkubasi pertama kali di tahun 2024”. Terangnya. 

Dalam acara yang sama di jelaskan Ketua Indonesia Fashion Chamber (IFC) Bali NTB, Cindy Liana Putry, acara tersebut ditujukan untuk fokus dan memperhatikan dengan baik para pelaku yang ingin terjun ke dunia usaha, menciptakan bisnis yang dapat bersaing, Sustainable, tidak terputus mennjadi produk-produk unggulan NTB 

“Kami ingin menginkubasi dan ingin secara fokus dan memperhatikan secara detail para pelaku yang ingin terjun ke dunia usaha, Menciptakan bisnis yang dapat bersaing sehingga apa yang kami bentuk tidak terputus dan dapat berlanjut dan menjadi produk-produk serta para pelaku unggulan NTB”. Tegasnya.

Program Inkubasi Fashion Batch II dan Inkubasi Kriya Batch I dirancang untuk memberikan pelatihan selama enam Bulan melalui Offline dan Online, melakukan pembimbingan, dan pendampingan kepada para peserta dalam mengembangkan keterampilan dan bisnis mereka di bidang fashion dan kriya. Para peserta akan mendapatkan kesempatan untuk belajar dari mentor-mentor yang berpengalaman dan memiliki keahlian di bidangnya masing-masing.

Acara pembukaan ini dihadiri oleh para peserta Program Inkubasi Fashion dan Kriya, para pelaku industri kreatif, serta berbagai pihak terkait di NTB. Diharapkan melalui program ini, akan lahir banyak bakat baru dan produk-produk kreatif yang dapat memperkaya industri kreatif di NTB serta mengangkat nama daerah NTB di tingkat nasional maupun internasional. (Kominfotikntb)

pada 06 May 2024
PJ Sekda NTB Lepas 44 Calon Jamaah Haji ASN lingkup Pemprov NTB

Mataram, Diskominfotik NTB - Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Ibnu Salim, S.H., M.Si., CGCAE melepas sebanyak 44 Calon Jemaah Haji ASN Lingkup Pemerintah Prov. NTB 1445 H/2024 M yang berlangsung di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, Senin (6/5/2024).

PJ Sekda NTB menekankan agar seluruh Calon Jemaah Haji dapat menjaga kondisi fisik dan mental, serta kekompakan antar sesama kelompok haji. 

"Ibadah haji merupakan ibadah fisik yang memerlukan kekuatan yang luar biasa, untuk itu, Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental, serta kekompakan dalam kelompok untuk menjauhi segala tindakan yang dapat merusak ibadah Haji.

Ia juga mengatakan bahwa ibadah haji memerlukan keihkhlasan, ketulusan dan terus bersyukur, sebab kesempatan ini diberikan kepada orang - orang yang siap dan mampu.

"Alhamdulillah bapak dan ibu sudah mampu dan terpanggil untuk melaksanakan ibadah haji, semoga kita semua yang belum dapat terpanggil juga untuk melaksanakan haji ke baitullah, Amin..," tutupnya (diskominfotikntb)

pada 06 May 2024
Ekonomi Provinsi NTB Alami Pertumbuhan Sebesar 4,75 Persen

Mataram-Badan Pusat Statistik (BPS) NTB  menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi NTB pada triwulan I-2024 terhadap Triwulan I-2023 (y-on-y) mengalami pertumbuhan sebesar 4,75 persen. Perekonomian Nusa Tenggara Barat berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku Triwulan I-2024 mencapai Rp 43,66 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp26,50 triliun. 

"Ekonomi kita di NTB mengalami pertumbuhan jika dibandingkan pada triwulan  1-2023 dan 2024 yaitu sebesar 4,75 persen," jelas kepala BPS Provinsi NTB Drs. Wahyudin saat menyampaikan berita rilis resmi statistik di aula Tambora BPS NTB, Senin (06/05/24). 

Ia menyebutkan dari sisi produksi, Lapangan usaha Pertambangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 12,4 persen, selanjutnya ada usaha Konstuksi dan Administrasi Pemerintahan mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 9,46 persen dan 8,71 persen. Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 18,79 persen sedangkan Komponen Konsumsi Rumah Tangga merupakan komponen dengan andil paling besar yaitu hampir 58,60 persen.

Sementara itu, lanjutnya, Ekonomi Nusa Tenggara Barat Triwulan I-2024 terhadap triwulan III-2023 sebelumnya mengalami kontraksi sebesar 1,36 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Industri mengalami konstraksi tertinggi sebesar 16,6 persen. Selanjutnya lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan dan Usaha Pengadaan Air mengalami kontraksi masing-masing sebesar 6,51 persen dan 5,30 persen. 

Sedangkan Ekonomi Nusa Tenggara Barat tanpa Biji Logam pada Triwulan I-2024 mengalami pertumbuhan sebesar 3,01 persen jika diabndingkan dengan triwulan yang sama pada tahun 2023. Adapun jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, ekonomi NTB mengalami kontraksi sebesar 0,81 persen.(Manikp@kominfo)

pada 06 May 2024
Pj Ketua Dekranasda NTB Paparkan Potensi Ekonomi Kreatif di NTB

Pj. Ketua Dewan kerajinan Daerah Nusa Tenggara Barat, Ir. Hj. Lale Prayatni, memaparkan potensi ekonomi kreatif di NTB pada kegiatan pelaksanaan tugas pembantuan bimbingan teknis penyusunan proposal dan presentasi Bisnis Ekonomi Kreatif di Lombok Astoria, (6/5/24)

Bunda Lale sapaan akrab Pj. Dekranasda mengatakan, keanekaragaman budaya di NTB menghasilkan produk budaya yang bervariasi dengan potensi ekonomi kreatif yang tinggi karena mempunyai ciri khas tersendiri dengan bahan yang bersumber dari alam asli NTB 

“Seperti tenun sasak dengan khas tersendiri, Sumbawa begitupun Bima. Semua memiliki keunikan dan khas masing-mading,” kata Bunda Lale 

Lanjut Bunda Lale, Sebaran potensi ekonomi kreatif sudah ada semua di NTB, baik di pulau Lombok maupun pulau Sumbawa. Sentra Tenun, Bayan, Peringgasela, Taliwang, Poto, Donggo dan Raba, sedangkan pada sektor kesenian pertunjukan sasak dengan Gandrung dan Zikir zaman, Sumbawa dengan Tari Nguri, dan Bima dengan Tari Lenggo 

Perempuan kelahiran Lombok Tengah tersebut juga menyampaikan bahwa dalam pengambangan ekonomi kreatif tentu akan menjumpai yang namanya tantangan. Pengembangan potensi sumber daya lokal sebagai daya tarik wisata, Peningkatan kualitas produk ekonomi kreatif, mendorong kemitraan antara usaha wisata dengan UMKM, pemerintah, dan swasta, Memetakan potensi dan kebutuhan wisata, Menguatkan kelembagaan pariwisata dan ekonomi kreatif dengan mengedepankan kearifan lokal, mendorong pemberian insentif dan bantuan modal untuk pengembangan usaha pariwisata, peningkatan pemasaran, peningkatan promosi digital, edukasi branding dan merek dagang dan Diversifikasi produk ekonomi kreatif

“Tantangannya ada, juga ada peluang, keberadaan event-event Nasional dan Internasional di NTB, keunikan produk, kemudahan akses platform pemasaran digital dan kebutuhan wisatawan terhadap produk NTB,” jelasnya 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata NTB Jamaludin, S.Sos,.MT mengatakan, Faktor SDM berperan penting dan menjadi faktor kunci sukses terhadap pencapaian kinerja. Seperti pada industri pariwisata, dimana perusahaan memiliki hubungan langsung yang bersifat tak berwujud dengan konsumen yang sangat bergantung pada kemampuan individu karyawan dalam membangkitkan minat dan menciptakan kesenangan serta kenyaman kepada para konsumennya.

“Untuk menciptakan SDM pariwisata yang unggul bisa dengan melakukan pengembangan forum koordinasi dan sinergi program lintas sektor, MOU antar gubernur, walikota dan bupati, dan training SDM kepariwisataan di sektor pemerintah dan SDM,” tutupnya (Kominfotikntb)

pada 06 May 2024
Puncak Hardiknas, Pj Gubernur NTB Serahkan Penghargaan AiSO di Sembalun

Lotim - Penjabat Gubernur NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menghadiri acara puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional 2024 yang dirangkaikan dengan Penyerahan Penghargaan Anugerah Istimewa Sekolah (AiSO) 2024 di halaman SMAN 1 Sembalun Lombok Timur (4/5/2024).

Para perwakilan tenaga pendidik se-Provinsi NTB tampak semangat di tengah dinginnya Sembalun, untuk menerima penghargaan AiSO. Miq Gite, sapaan Pj Gubernur, mengaku senang sekali dapat bersilaturrahmi dengan para peserta. 

Terkait AiSO, Miq Gite menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran pendidikan yang telah menggagas acara ini. 

"Mudah-mudahan kegiatan pemberian AiSO ini sebagai titik awal bagi kita untuk terus memberikan prestasi-prestasi terbaik yang mampu kita lakukan di lingkup tugas masing-masing," harapnya. 

Namun demikian, Miq Gite berpesan agar meningkatkan prestasi lebih baik lagi, lebih sempurna lagi, dan lebih bermanfaat lagi. Mimpi besar Indonesia Emas 2045 harus terus diikhtiarkan. Pada saat Indonesia Emas, anak-anak yang sekarang dididik adalah yang akan menjadi aktor-aktor pembangunan.

"Mereka akan menjadi penopang wajah bangsa, negara dan daerah kita. Bila kita ingin melihat Indonesia Emas di masa yang akan datang, potret kecilnya saat ini ada di sekolah-sekolah yang sekarang menjadi kewenangan kita," ujarnya. 

Miq Gite menekankan setiap satuan pendidikan dituntut menghadirkan potret kecil Indonesia Emas 2045. Dengan menciptakan kondisi sekolah yang harmonis, produktif, kreatif serta memiliki inovasi dan daya saing.

"Sekolah kita saat ini adalah potret indonesia emas 2045 yang kita idam-idamkan bersama," ungkapnya.

Oleh karenanya, mendidik, mengawal dan menciptakan impian emas bukan hanya tugas Kadis Dikbud, tapi dibutuhkan kolaborasi dan dukungan semua pihak. Bila semakin banyak pihak yang berkolaborasi, maka semua akan berkreasi dengan sebaik-baiknya.

"Mari kita terus tingkatkan kualitas AiSO menjadi lebih semarak dan mendapat dukungan luas," pungkasnya. (nov/dyd/kominfotikntb)

pada 05 May 2024
Halalbihalal Ikatan Keluarga Besar Samawa, Pj Gubernur: Momentum Jalin Silaturahmi

Mataram - Penjabat (Pj) Gubernur NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, hadiri acara halalbihalal Ikatan Keluarga Samawa (IKS), dirinya menyampaikan momentum halalbihalal sebagai sarana mempererat dan menjalin tali silaturahmi antaranggota IKS (4/52024).

Dalam pidatonya, Pj Gubernur mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh anggota IKS yang hadir. Dirinya menekankan nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan solidaritas yang menjadi landasan utama dalam memperkuat hubungan antar anggota keluarga besar.

“Saya hadir di sini, untuk mengucapkan selamat merayakan hari raya Idul fitri. Mohon maaf lahir dan batin”, ucap Miq Pj Gubernur di Auditorium UIN Mataram. 

Miq Gite menambahkan, acara halalbihalal tersebut menjadi kesempatan yang tepat untuk bertemu, berbagi cerita, dan mempererat ikatan kekeluargaan. 

“Acara ini menjadi kesempatan untuk kita bertemu dan berbagi cerita”, urainya. 

Kehadiran Pj Gubernur NTB dalam acara ini menunjukkan perhatian dan dukungan pemerintah terhadap kegiatan sosial dan budaya masyarakat. Semangat kebersamaan dan persaudaraan yang terjalin dalam acara halalbihalal tersebut, perlu terus dijaga dan menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat NTB. (pnd/dyd/kominfotikntb)

pada 04 May 2024
Menampilkan 31 sampai 40 dari 4301 berita
Facebook