Aduan

Buat Aduan
satria96
Unnamed Road, Lopok, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Bar. 84382, Indonesia
Anonim
Pengawas SMA/SMK/SLB Kantor Cabang Dinas Dikbud Kabupaten Dompu yang beralamat di jalan Pendidikan No.12, Kelurahan Kandai Dua , Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu – NTB
image

Dengan hormat, Perkenalkan, kami dari Pengawas SMA/SMK/SLB Kantor Cabang Dinas Dikbud Kabupaten Dompu – NTB.Dalam rangka mendorong terbentuknya tata kelola Kantor Cabang Dinas Dikbud Dompu yang baik, transparan dan profesional dengan berorientasi pada pelaksanaan program yang sesuai amanat peraturan perundang-undangan.Sehubungan dengan adanya fakta dan informasi yang terkait dengan Biaya Transpor tetap pengawas sekolah SMA/SMK /SLB Kantor Cabang Dinas Dikbud Dompu – NTB kami dari pengawas sekolah SMA/SMK /SLB yang dikoordinir oleh seorang Korwas dalam hal ini melayangkan pengaduan elektronik Dalam rangka mendorong terbentuknya tata kelola Kantor Cabang Dinas Dikbud Dompu yang baik, transparan dan profesional dengan berorientasi pada pelaksanaan program yang sesuai amanat peraturan perundang-undangan.Kami mengetahui bahwa disamping anggaran Transpor tetap pengawas sekolah SMA/SMK /SLB Cabdin Dikbud Kabupaten Dompu tidak bisa dicairkan oleh bendahara. Sementara kantor Cabang Dinas dikbud lain di Propinsi NTB tetap bisa mengusulkan pencairan dari sisa Refokussing anggaran tahun 2021 hal ini terindikasi terdapat penyelewengan baik penyalahgunaan maun maladminstrasi terhadap keuangan khususnya Tahun Anggaran 2021 yang kami amati hampir tidak ada kegiatan fisik/luring yang berjalan di tahun 2021 akibat Covid 19 . Adapun dugaan Penyelewengan Keuangan Transpot pengawas sekolah SMA/SMK /SLB dan lainya Tahun Anggaran 2021 Sampai bulan oktober ini sisa anggara yang direfokuing dari anggaran pengawas Rp.300 juta menjadi Rp.100 Juta semuanya diambil dari angaran pengawas nyatanya tidak bisa dicairkan atau diusul oleh bendahara sejak maret/april sampai dengan sekarang oktober 2021 dan atau tidak bisa cair menurut alasan bendahara. Kami berkali kali Tanya tanya bendahara, tanya KCD baik yang lama maupun yang baru sama sama berbunyi tidak bisa pencairan anggaran, tunggu anggaran perubahan padahal kami masih punya uang Rp.100 juta sisa refokusing. Kedua terlapor yaitu bendahara dan Kepala Cabang Dinas Dikbud Dompu saat sekarang sudah pindah tugas. Sehingga sebelum surat pengaduan ini kami ajukan terlebih dahulu kami mengambil langkah koordinatif yaitu mengadakan Rapat Terbatas antara pengawas, KCD lama dan KCD Baru serta Bendahara dan Ka.TU. Namun saat itu bendahara tidak hadir dengan alasan yang tidak jelas. Agenda rapat terbatas tersebut antara lain kami meminta kejelasan KCD dan Bendahara dan kepala TU untuk memberikan informasi yang jelas sebagai berikut :1.Mengapa Anggara Refokusing pada KCD Dompu sebesar Rp.200 Juta diambil semua dari biaya transpot tetap pengawas, padahal dibutuhkan untuk supervise, monitoring dan evaluasi, pembinaan serta pengukuran kinerja sekolah mencakup akademik dan menejarial pada 8 (delapan) wilayah kecamatan di kabupaten Dompu. 2.Mengapa anggaan itu tidak ambil secara proporsional dari berbagai pos anggaran dalam kantor cabang dinas dikbud Dompu,sehngga tidak merugikan pengawas sekolah dalam melaksanakan tugasnya.Akibatnya kami dalam melaksnakan tugas selama maret sd oktober sekarang menggunakan biaya pribadi untuk bensin dan kebutuhan lainya selama melakukan tugas di 8 wilayah kecamatan Dompu yang cukup jauh. Padalah sejauh pengamatan kami tahun 2021 akibt covid-19 praktis kegiatan kantor yang mengeluarkan anggaran cukup fantastis sebesar lebih kurang 1,5 M diduga ada ada laporan fiktif mengingat tidak adanya kegiatan fisik luring. 3.Mengapa anggran sisa refokusing yang masih ada Rp.100 Juta rupiah itu tidak bisa diminta atau diusulkan untuk pencairan kebutuhan superfisi pengawas?.Kenapa Kantor Cabang Dinas lain walaupun sudah ada refokussing tetap bisa usul pencairan dari siasa refokusing itu.Kenapa awal sebelum refokusing pencairan bisa berbeda, misalnya Pengawas SMA cair 3 bulan, Pengawas SLB cair 3 bulan, sedangkan pengawas SMK hanya cair 2 bulan. Demikian pula Pencairan sisa refokusing 100 juta itu hanya cair 4 juta untuk pengawas SLB, sedangkan pengawas SMK dan SLB kata bendahara tidak ada uang atau tidak bisa diusulkan pencairan menunggu anggara perubahan lalu kemana uang Rp 100 Juta itu . Sementara Cabang dinas lain tetap mengusukkan pencairan. Hasil rapat terbatas di atas kami tidak mendapatkan alasan rasional mengapa refokusing 200 juta itu diambil semua dari anggaran pengawas. Mengapa tidk diambil secara proporsional dari po anggaran lain secara merata dan terkesan berulang ulang, seperti belum bisa usul pencairan, tunggu anggraan perubahan. Ada kesalah input kode rekening dan lain sebagainya dengan berbagai alasan yang tidak bisa di terima akal sehat secara rasional bila dibandingkan dengan KCD lain di NTB ini. Oleh karena itu kami dapat menyimpulkan ada indikasi penyelewengan anggran dan maladministrasi yang dapat merugikan orang orang lain (ASN) dalam menjalankan tugas negara. Bahwa berdasarkan hal-hal yang telah diuaraikan diatas, kami tentunya meminta kepada Inspektur Inspektoorat Propinsi NTB untuk melakukan pemeriksaan mendalam baik anggaran pengawas yang diduga diselewengkan dan atau maladministrasi dan mata anggaran lain yang sangat besar lebih kurang Rp.1,5 M yang secara pengamatan kami pengawas sekolah tidak rasional digunakan di musin covid 19 praktis tidak ada kegiatan fisik yang dilakukan dilapangan secara luring. Sementara kegiata koordinsi dengan sekolah secara luring sepengetahuan kami menggunakan anggran sekolah yang dikumpulkan lewat Musawarah Kerja Kepala Sekolah ( MKKS). Demikian laporan ini kami dari Pengawas Sekolah jenjang SMA/SMK/SLB Cabang Dinas Dikbud Dompu Propinsi NTB yang dikoordinir oleh Korwas sampaikan, agar menjadi perhatian. Kami sangat berharap agar laporan atau aduan yang disertai permintaan ini, dapat segera ditindaklanjuti; demi terjadinya perubahan yang lebih baik Dalam rangka mendorong terbentuknya tata kelola Kantor Cabang Dinas Dikbud Dompu yang baik, transparan dan profesional dengan berorientasi pada pelaksanaan program yang sesuai amanat peraturan perundang-undangan. Atas perhatian dari semua pihak, kami haturkan terima kasih.

3 Komentar 24 Okt 2021
jupriadi565
Jl. Bandara Int. Lombok, Tanak Awu, Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Bar., Indonesia
Menampilkan 591 sampai 600 dari 1977 aduan
Facebook